1. Pengantar Metodologi
Dalam pengembangan produk multimedia interaktif (seperti game edukasi, media pembelajaran interaktif, animasi 3D, atau aplikasi VR/AR), metodologi yang paling umum digunakan dan diakui di kalangan akademisi adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang dikembangkan oleh Luther (1994) dan dimodifikasi oleh Sutopo (2003).
Metodologi ini terdiri dari 6 tahapan sekuensial yang fleksibel:
[1. Concept] ──> [2. Design] ──> [3. Material Collecting]
│
[6. Distribution] <── [5. Testing] <── [4. Assembly]
2. Rincian 6 Tahapan MDLC pada Bab III Skripsi
Tahap 1: Concept (Pengonsepan)
Menentukan tujuan awal aplikasi, tema, dan target audiens (apakah anak usia dini, mahasiswa, atau umum).
- Output Nyata: Rumusan batasan proyek, genre game/media, dan identifikasi kebutuhan pengguna.
Tahap 2: Design (Perancangan)
Membuat cetak biru detail dari tampilan dan alur interaksi aplikasi sebelum masuk ke proses pembuatan aset.
- Output Nyata:
- Storyboard: Sketsa tiap scene visual beserta deskripsi audio/interaksi.
- Navigation Structure: Diagram alur hierarki halaman (Linear, Hierarchical, atau Matrix).
- Use Case & Activity Diagram: Jika melibatkan interaksi logika pemrograman kompleks.
Tahap 3: Material Collecting (Pengumpulan Bahan)
Mengumpulkan seluruh aset mentah yang dibutuhkan sesuai dengan spesifikasi di tahap perancangan:
- Audio (Sound Effect, Background Music berlisensi bebas royalti).
- Gambar, Tekstur 2D, dan Referensi Karakter.
- Model 3D dasar (jika tidak membuat sendiri dari nol).
Tahap 4: Assembly (Pembuatan)
Tahap implementasi di mana seluruh materi visual dan audio disatukan di dalam engine authoring tool (seperti Unity Engine, Unreal, Godot, atau Blender):
- Penulisan skrip interaksi logika (C#, Python, atau visual scripting).
- Penataan antarmuka pengguna (UI/UX layout) dan integrasi fisika.
Tahap 5: Testing (Pengujian)
Menguji apakah aplikasi berjalan sesuai dengan spesifikasi dan bebas dari cacat (bug):
- Black-Box Testing: Menguji fungsionalitas tombol dan alur tanpa melihat kode sumber.
- Alpha & Beta Testing: Pengujian langsung kepada kelompok pengguna terbatas.
- UAT (User Acceptance Test): Menggunakan kuesioner skala Likert (SUS / System Usability Scale).
Tahap 6: Distribution (Pendistribusian)
Tahap akhir di mana aplikasi diekspor menjadi build yang siap digunakan pengguna:
- Kompilasi file executable (
.apkuntuk Android,.exeuntuk PC Windows). - Penyusunan buku manual penggunaan aplikasi dan penyimpanan arsip source code di GitHub.
3. Referensi
- Luther, A. C. (1994). Authoring Interactive Multimedia. AP Professional.
- Sutopo, A. H. (2003). Multimedia Interaktif dengan Flash. Graha Ilmu.
- Panduan Penulisan Proposal & Skripsi TRM Boash.
